Akuisisi baru saja selesai. Perasaan Bapak Santoso Sudiro cukup lega karena kerja keras menyelesaikan aksi korporasi telah selesai.

Pak Santoso kemudian memerintahkan Manajer Akuntansinya yaitu Ibu Andini Jelita menyusun dan menyajikan transaksi akusisi pada laporan keuangan PT Induk Perusahaan.

Pak Santoso menyerahkan data terkait akusisi tersebut sebagai berikut:

  1. Kepemilikan saham biasa PT Induk Perusahaan (PT IP) pada 2 (dua) Anak Perusahaan yaitu PT Anak Perusahaan Sulung (PT APS) dan PT Anak Perusahaan Bungsu (PT APB) yaitu masing-masing sebesar 60% dan 60%.
  2. Kepemilikan PT IP pada PT APS dilakukan melalui pendirian perusahaan baru pada waktu itu dengan beberapa perseroan lainnya. Struktur pemegang saham pada PT APS yaitu : (1) PT IP sebanyak 60%, (2) PT Kencana Murni (PT KM) 30% dan (3) PT Kencana Karya (PT KK) 10%. Investasi PT IP pada PT APS sebesar nilai nominal per lembar saham yaitu Rp1.000.000 untuk 600 lembar saham.
  3. Sedangkan kepemilikan PT IP pada PT APB dilakukan dengan membeli seluruh kepemilikan salah satu pemegang saham. Aksi korporasi yang dilakukan PT IP tersebut diresumekan sebagai berikut:
    • Tanggal akuisisi 1 Januari 2016.
    • Pemegang Saham PT APB yang diakuisisi 100% oleh PT IP adalah PT Bogor Barat (60% kepemilikan).
    • Struktur pemegang saham pada PT APB saat akuisisi adalah: (1) PT Bogor Barat (PT BB) 60% dan (2) PT Bogor Timur (PT BT) 40%. Portofolio Saham pada PT APB yang telah ditempatkan dan disetorkan adalah nilai nominal / nilai penyetoran per lembar saham Rp1.000.000 dan jumlah saham 1.000 lembar.
    • Nilai wajar atas Saham PT BB sebesar Rp750.000.000. Nilai bukunya adalah Rp650.000.000 terdiri dari Rp600.000.000 sebagai modal saham dan Rp50.000.000 sebagai saldo laba ditahan. Kas dibayarkan untuk akuisisi tersebut sebesar Rp735.000.000.

Pak Santoso Sudiro, meminta Ibu Andini Jelita, sebagai berikut:

  1. Membuat kertas kerja perhitungan nilai perolehan Goodwill, yang diperoleh PT IP pada saat mengakuisisi PT APB terhadap Pemegang Saham PT BB, sesuai, IFRS 3.
  2. Melengkapi dengan jurnal di PT IP dan PT APB untuk mendukung akuisisi pada tanggal 1 Januari 2016, dan jurnal konsolidasian untuk mendukung tersusunnya Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian PT IP untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2016.

Hasil pekerjaan yang disampaikan oleh Ibu Andini Jelita yaitu:

    1. Kertas kerja perhitungan nilai perolehan Goodwill per 1 Januari 2016

  1. Kertas kerja usulan ayat jurnal untuk Laporan Keuangan per 1 Januari 2016

Pak Santoso Sudiro sangat terbantu dengan kertas kerja yang dipersiapkan Ibu Andini Jelita. Berikutnya, Pak Santoso melanjutkan persiapan untuk penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian PT Induk Perusahaan untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2016.

Semoga pembaca mendapatkan gambaran bagaimana menghitung nilai perolehan goodwill pada saat akuisisi (initial measurement). Goodwill positif yang diperoleh Kelompok Usaha PT IP pada periode laporan keuangan berikutnya (subsequent measurement) memiliki perlakuan akuntansi yang berbeda. Kenapa demikian?